• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

LABORATORIUM MAYA, INOVASI PRAKTIKUM KIMIA DI MASA PANDEMI

Mendengar kata kimia, banyak diantara kita yang masih mengaitkannya dengan hal-hal berbahaya seperti bom, air keras, dan sebagainya. Padahal kimia adalah sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kenyataannya, kimia tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Peran kimia sendiri sangatlah penting, dari mulai kita membuka mata sampai menutup mata. Bahkan saat kita menghirup napas pun, peran kimia sangatlah penting. Tanpa adanya reaksi kimia, mungkin tidak aka nada proses pembakaran energi dari pernafasan tersebut. Namun pada kenyataannya, sampai saat ini pentingnya kimia tersebut masih tertutup dengan paradigma kimia yang lekat dengan sesuatu berbahaya.

Berangkat dari hal tersebut, orang yang pada akhirnya tertarik dan memahami ilmu kimia akan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap alam sekitar. Artinya seseorang yang memahami kimia akan lebih mengerti tentang berbagai proses yang berlangsung di alam. Termasuk proses-proses biologis ataupun non-biologis yang terjadi. Oleh sebab itu, kimia menjadi salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Mata pelejaran ini kemudian memiliki keunikan dan karakteristik yang khusus. Hal inilah yang kerap menjadi stimulasi ketertarikan siswa mempelajarinya, bahkan boleh jadi sebaliknya siswa malah takut dan berusaha menghindari-nya.

Dua pandangan siswa terhadap kimia diatas, tentu harus disikapi dengan bijak bagi seorang pendidik. Ditambah lagi pelaksanaan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan pendekatan saintifik, kemampuan belajar tingkat tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS), integrasi literasi juga disertai penguatan pendidikan karakter bagi siswa. Serangkaian kecakapan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dalam tantangan globalisasi sekarang ini. Untuk memenuhi tuntutan diatas diperlukan proses belajar yang bermakna bagi siswa, yaitu dengan mengalami sendiri pengalaman belajarnya. Karena itu, pendekatan saintifik yang diterapkan pada kurikulum 2013 perlu diintegrasikan dalam penerapan pembelajaran yang dirancang oleh guru agar siswa memiliki pengalaman belajarnya sendiri.

            Pengalaman berlajar kimia yang seharusnya didapatkan oleh siswa mungkin akan sedikit berbeda di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Kebijakan belajar dari rumah (BDR) membuat pengalaman-pengalaman langsung yang seharusnya didapatkan dari siswa menjadi terganggu. Fenomena ini mungkin akan sangat terasa untuk guru-guru sains, tidak terkecuali guru kimia. Kegiatan praktikum yang menjadi salah satu cara untuk siswa lebih mengenal kimia secara nyata menjadi sulit untuk dilakukan. Padahal kegiatan ini sangat penting untuk mengajak siswa memiliki pengalaman belajarnya sendiri. Lantas apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut?

            Sebagai guru kimia, hal-hal seperti ini memang sangatlah menyulitkan. Namun demikian, kreativitas dan inovasi adalah kunci agar pengalaman belajar siswa tetap sama walaupun dengan media yang berbeda. Dalam hal ini guru kimia dapat melakukan  pendekatan saintifik dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada. Artinya teknologi dapat dijadikan alternatif yang baik bagi guru dan siswa agar pembelajaran kimia dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, karakteristik pelajaran kimia pada tingkat pendidikan menengah atas yang meliputi konsep-konsep, hukum-hukum dan teori-teori untuk menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi dialam dapat pula terbantu dengan penggunaan teknologi informasi. Materi-materi pada pelajaran kimia yang sulit untuk diamati dapat dengan mudah dipahami siswa secara digital dengan memanfaatkan berbagai media informasi yang sebelumnya telah ditentukan atau disiapkan terlebih dahulu oleh guru. Hal ini jelas juga dilatarbelakangi oleh pemakaian gadget dan smartphone yang dimiliki luas oleh setiap kalangan masyarakat, terkhusunya guru dan siswa. Sehingga pemanfaatan teknogi informasi ini menjadi sangat lumrah dilakukan.

Selain itu, menjamurnya situs-situs pembelajran online juga mempermudah kita untuk mengakses materi-materi pelajaran maupun video-video pembelajaran tentang praktikum kimia. Banyak sekali situs yang dapat menjadi pilihan, baik yang berbayar ataupun tidak. Namun untuk memperingan beban/orang tua wali siswa, pemerintah melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan meluncurkan situs pembelajaran online Rumah Belajar. Situs pembelajaran ini tidak berbayar (gratis) sehingga hal ini dapat meringankan beban orang tua/wali siswa di masa pandemi Covid-19 ini.

Situs Rumah Belajar sendiri memiliki 4 fitur utama yaitu, sumber belajar, kelas maya, bentuk soal dan laboratorium maya. Pada fitur sumber belajar menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Fitur kelas maya yang dikembangkan khusus dengan sebuah Learning Management System (LMS) untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan kepada siswa dalam bentuk digital kapan saja dan dimana saja. Fitur bank soal menyajikan kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Fitur keempat yang juga yang terpenting karena berhubungan erat dengan praktikum dalam pembelajaran kimia yaitu laboratorium maya. Fitur ini secara umum merupakan fitur simulasi praktikum laboratorium yang disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori parktikum.

Banyak cara lain mungkin yang dapat dilakukan oleh guru kimia untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswanya. Namun, laboratorium maya yang di keluarkan dari situs Rumah Belajar ini adalah salah satu alternative yang dapat juga digunakan secara lebih luar. Sebagai guru kimia, laboratorium virtual ini sangat membantu dalam melaksanakan pembelajaran berbasis praktikum pada masa pandemi covid-19. Karena walaupun pelaksanaan kegiatan belajar dilaksanakan dari rumah tetapi siswa tetap dapat melakukan praktikum dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Dan yang lebih menggembirakan bahwa seluruh konten yang ada tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis. Jadi masih ada alasan untuk tidak praktikum?

 

  Oleh: Yuniarsi, S.Si

Guru KIMIA SMA Negeri 1 Manggar

Artikel ini telah terbit di harian Belitong Ekspres pada Rabu 7 April 2021

(Admin, HR)

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
OPTIMALISASI PERAN GURU BK PADA SISTEM SEKOLAH PART TIME DIMASA PANDEMI

Pandemi covid-19 sedikit banyak sangat mempengaruhi tumbuh kembang peserta didik. Aktivitas belajar dirumah (pembelajaran jarak jauh) dan termasuk juga berbagai pembatasan kegiatan memb

13/04/2021 09:22 WIB - Administrator
Spirit PISA Bangka Belitung 2022, 415 Pacak!

Dunia pendidikan terus bergerak dengan cepat yang disertai dengan tuntutan kepada kita semua untuk selalu bisa mengikuti ritme setiap perubahan dengan tanggap dan tangguh. Pendidikan ya

13/04/2021 09:03 WIB - Administrator
Terbaik! 16 Siswa Smansa Manggar Lolos Seleksi Paskibraka Beltim 2021

Keseriusan berlatih dan komitmen yang kuat membuahkan prestasi yang membanggakan. Kerja keras tersebut dibuktikan dengan 16 orang siswa SMA Negeri 1 Manggar yang lolos sebagai calon Pas

13/04/2021 08:55 WIB - Administrator
4 (EMPAT) STRATEGI AMPUH TINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH DI MASA PANDEMI

Pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari satu tahun tentu bukanlah hal yang sebentar. Banyak sekali penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan agar semua aktivitas kehidupan dapat terus

10/04/2021 17:32 WIB - Administrator
Lagi, SMAN 1 Manggar Hasilkan 12 Karya Literasi

Api semangat literasi keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar, memang tak pernah padam. Senin (5/4), hal itu dibuktikan kembali dengan dikeluarkannya karya yang luar biasa. Tidak tanggung-t

10/04/2021 17:28 WIB - Administrator
PERAN SENTRAL GURU BK DI TENGAH KRISIS COVID-19

Dalam waktu yang sangat cepat , wabah covid-19 secara nyata mendisrupsi pola pembelajaran dan bimbingan yang dominan tatap muka menjadi kelas-kelas dan sesi layanan digital. Sejak dinya

08/04/2021 07:53 WIB - Administrator
Bergegas Menjadi Guru Era Revolusi 4.0

Saat ini kita berada di era revolusi industri keempat atau yang lebih dikenal dengan revolusi 4.0. Revolusi ini berkembang lebih cepat bahkan sangat cepat dibandingkan era revolusi sebe

08/04/2021 07:49 WIB - Administrator
Gubernur dan Bupati Respon Positif 12 Karya Literasi SMA Negeri 1 Manggar

Api semangat literasi memang tak pernah padam untuk keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar. Senin (05/04/2021) hal tersebut dibuktikan kembali dengan dikeluarkannya karya yang luar biasa.

06/04/2021 09:24 WIB - Administrator
PESONA MATEMATIKA DI KEHIDUPAN MANUSIA

Pernahkah kita selalu mengeluh ketika adanya mata pelajaran matematika di sekolah? Merasa pusing, capek, bosan, kesal, marah, dan lain sebagainya hampir pernah dialami sebagian besar si

06/04/2021 09:22 WIB - Administrator
TIGA MATERI PENTING PJOK TINGKATKAN PHYSICAL LITERACY DI MASA PANDEMI

Mendengar kata “New normal”, tentunya menjadi hal yang lumrah dimasa pandemi Covid-19. New normal sendiri dapat diartikan sebagai suatu kondisi  dimana aktivitas berjal

06/04/2021 09:16 WIB - Administrator