• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

Momentum Memperkokoh Profesionalisme Guru

BERBICARA, Hari Pendidikan,  tak luput dari pembicaraan tentang peran penting  sosok  seorang guru. Proses pembelajaran di sekolah bisa terlaksana dengan baik dan afik berkat modifikasi pembelajaran yang profesional seorang guru atau pendidik. Proses pembelajaran yang dilakukan  sekarang ini,  dengan keadaan yang melanda Indonesia bahkan Dunia, di Tengah Pandemi covid-19,  yang telah berlangsung dua tahun di jalani, membuat guru /pendidik,  memutar otak untuk terus menjalankan,  proses pembelajaran itu,   dapat berlangsung semaksimal mungkin. Sebut saja penyesuaian penyusunan jadwal pembelajaran yang harus dilaksanakan dengan menyesuaikan ,  keadaan pandemi bukanlah sesuatu yang sangat mudah. Di satu sisi, seorang guru harus dituntut kinerja yang maksimal dan profesional dalam bertugas, berdampingan hidup  dengan keadaan covid-19, disisi lain guru harus siap dengan pembekalan kesehatan yang prima, untuk memberikan pembelajaran kepada siswanya. Penerapan protokol kesehatan , memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kermunan, mengurangi mobilitas ( 5 M ), pun harus mesti dilaksanakan dengan  ketat dan konsisten, sehingga semua proses pembelajaran  dapat  dijalani dan  terakomodir dengan baik. Pengaturan jadwal, pengaturan tempat duduk, penerapan protokol kesehatan, pembelajaran secara tatap muka dan pembelajaran secara Daring. Pembagian waktu  proses pembelajaran dan penyusunan masuknya, siswa secara bergantian, menjadi tindakan profesional guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran di tengah pandemi ini.

Peringatan hari Pendidikan Nasional atau dikenal sebagai Hardiknas pada tahun ini,  sangatlah memprihatinkan bagi kita semua,  karena memasuki dua tahun ini, bangsa Indonesia masih dilanda dengan Pandemi covid-19.  Untuk itu dalam kurun waktu yang berlangsung  hendaknya kita para pendidik/guru harus dapat memaknai peringatan hari  tersebut di Tengah Pandemi covid-19. Peringatan hari pendidikan ini, adalah sesuatu yang sangat penting untuk kita laksanakan, mengingat lazimnya mengawali suatu hari yang sangat penting,  karena pada bulan Mei tersebut  tepatnya tanggal 2 mei di setarakan dengan hari lahirnya Ki Hajar Dewantoro, Tokoh pendiri Taman Siswa ( 3 juli 1922 ) yang terkenal dengan ajarannya  “Tut Wuri Handayani”.  Pada bulan Mei ini,  paling tidak bangsa Indonesia layaknya  berterima kasih pada para guru / dosen yang telah berjasa mendidik anak-anak bangsa.

Secara sederhana, pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan secara turun temurun, dari satu generasi ke generasi yang lain. Tentunya pendidikan mempunyai peranan penting untuk kemajuan suatu bangsa, termasuk bangsa kita, Indonesia tercinta. Pendidikan dapat merubah segalanya menjadi lebih baik, seperti pendapatan ekonomi bertambah,  sumber daya manusia ( SDM ) yang mandiri serta kompeten, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Pendidikan bukanlah menjadi ajang untuk pamer harta, karena bisa bersekolah di sekolah elite atau kuliah di kampus ternama, bukan. Tetapi bagaimana pendidkan itu, bisa merubah cara berpikir kita, sudut pandang kita, cara kita menyelesaikan persoalan yang tentunya sangat berguna bagi kehidupan kita. Bukan menjadi suatu persoalan bagi Anda bersekolah di desa atau berkuliah di suatu Universitas kecil atau tidak ternama ( asal terakreditasi saja),  tetapi yang terpenting dari itu,  adalah bagaimana cara Anda sekalian menjadi berharga, mampu bersaing, dan tentunya dapat mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan bukan hanya tentang pelajaran formal yang Anda dapati di sekolah, bukan hanya pelajaran menghafal rumus-rumus  dan menyelesaikan sekian banyak soal-soal ujian yang  bisa membuat Anda jenuh.  Pendidikan yang sesungguhnya itu sendiri adalah karakter setiap manusia itu sendiri; bagaimana Anda menjadi manusia yang berkualitas tinggi, berakhlak dan berbudi pekerti yang baik.

Khusus untuk peringatan  Hari Pendidikan Nasional ( HARDIKNAS), sekarang ini, di tengah pandemi virus corona ( covid-19 ),  yang sedang mewabah di tengah-tengah kita, sehingga tidak memungkinkan untuk memperoleh pendidikan secara maksimal dan formal dilakasanakan. Kita meyakini untuk pembelajaran di tengah pandemi ini, seperti yang telah penulis kemukakan di bagian pertama tadi, guru harus dapat memodifikasi metode pembelajaran lebih baik lagi melalui proses pembelajaran dari jarak jauh atau di rumah saja. Untuk itu peranan perangkat pendukung pembelajaran seperti smarphone dalam mencari suatu hal yang baru, dengan belajar sistem digital dapat dilengkapi,  guna meningkatkan pengatahuan yang luas,  bagi kita sendiri selaku pendidik. Tujuan mulia dalam suatu pendidikan hanya dapat dicapai melalui  penyelenggaraan pendidikan bagi setiap warga negara. Setiap Peringatan Hari Pendidikan Nasional,  menjadikan moment bagi Pemerintah  dapat merefleksikan sejauh mana,  kualitas Pendidikan itu dapat dijadikan sebagai alat untuk mencapai cita-cita luhur dalam mencerdaskan kehidupan setiap warga Negaranya.

“ Survey kemampuan pelajar yang dirilis oleh Programer for Internasional Student Assessment (PISA),  pada tahun 2019 lalu, menempatkan Indonesia berada diperingkat ke-72 dari 77 negara di dunia, sementara melansir data Bank dunia pada tahun 2018, kualitas pendidikan Indonesia masih rendah, meski perluasan akses pendidikan untuk masyarakat sudah meningkat cukup signifikan” ( Hery Sinaga; dalam Kompasiana, 03 Mei 2020).  Data tersebut hendaknya menjadi masukan bagi setiap pemangku kepentingan, untuk dapat mengevaluasi setiap kebijakan yang telah diambil dapat menjadikan masukan, untuk merumuskan kebijakanyang lebih tepat untuk peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Pendidikan yang berkualitas tentunya, akan berkorelasi terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia dan meningkatkan indeks daya saing sumber daya manusia, (SDM).

Di tengah situasi pandemi covid-19 yang kita hadapi  sekarang ini, pemerintah menerapkan kebijakan meliburkan  sekolah dan melaksanakan proses belajar mengajar di rumah secara oneline. Hal ini sebagai akibat penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan virus corona. Proses belajar mengajar dirumah secara Daring, tentu meiliki kekurangan terhadap efektivitas dan kualitas yang didapat oleh siswa. Hal ini akan menjadikan atensi lebih dari pemerintah tentunya. Menurut Hary Sinaga: “ dalam Kimpasiana 03 mei 2020”. Ada 3 (tiga) hal penting yang harus diperbaiki oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam mencapai pendidikan yang berkualitas diantaranya adalah:

Pertama: Sarana dan Prasarana yang Layak dan Memadai

Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas tentu, harus didukung dengan sarana dan prasarana yang layak dan memadai sarana dan prasarana menjadi modal dasar sebagai penunjang penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas yang dapat menghadirkan kenyamanan belajar mengajar para siswa. Sarana dan Prasarana yang layak dan memadai mencakup; 1. Bangunan Ruang Kelas yang Layak, 2. Toilet yang Higienis untuk Menciptakan Sanitasi yang Baik dan layak, 3. Perpustakaan yang Memadai

Kedua: Pemerataan Distribusi Guru di Desa dan di Kota

Pendidikan yang berkualitas juga ditentukan kualitas guru yang merata di setiap daerah, kondisi yang terjadi saat ini, adalah masih adanya ketimpangan distribusi guru di kota dan desa apalagi daerah tertinggal, terdepan dan terluar. Jumlah guru yang berkualitaas masih terkonsentrasi di sekolah-sekolah yang ada di kota. Faktor keramaian dan ketersediaan entertainment menjadi pertimbangan bagi guru untuk memilih mengajar di sekolah yang ada di desa, misalnya saja seorang guru yang sudah diangkat menjadi cpns penempatan awal  di sekolah pelosok, setelah menjalani masa tugas 1 tahun, mengajukan permohonan perpindahan ke sekolah yang ada di kota atau ke sekolah yang dekat dengan kota. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang tegas dari pemerintah daerah untuk memastikan distribusi guru yang merata disetiap sekolah sesuai dengan lagtar belakang pendidikannya. Ketegasan pemerintah itu, dapat dilakukan dengan tidak memberikan persetujuan perpindahan guru di desa, jika bukan karena alasan sangat penting sehingga ketersediaan guru di sekolah yang ada di desa dapat terpenuhi.

Ketiga: Peningkatan Kualitas Guru

Kualitas guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Rendahnya kualitas guru, menjadi tantangan bagi pemerintah untjuk mewujudkan pendidkan yang berkualitas. Sebagai informasi, menurut ketua Ikatan Guru Indonesia mengatakan, bahwa dalam uji kompetensi guru pada tahun 2015 lalu, hasilnya masih di bawah standar kompetensi minimal (SKM). Pelaksanaan pendidikan melalui Pendidikan Profesi  Guru ( PPG ) dan juga, meningkatkan standar kompetensi dalam perekrutan guru-guru baru melalui jalur seleksi CPNS.

Implementasi terhadap 3 ( tiga ) hal penting di atas secara konsisten dan berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita, sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul dibidangnya, dengan harapan dapat  membawa kemajuan bagi Indonesia dan cita-cita luhur, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui bidang pendidikan tersebut  dapat terwujud.

Selamat Memperingati Hari Pendidikan  Nasional Tahun 2021,  Meskipun di Tengah Pandemi Covid-19 , ” Jaya selalu  guru-guru pendidik Terhebat”   SEMOGA*

 

Oleh: TRIWARTI, S. Pd

Guru Biologi,  Wakil Kepala Sekolah  Bid. Sarana Prasarana SMA Negeri 1 Manggar

Artikel ini telah terbit di harian pos belitung 07 April 2021

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 1 Manggar Buka MPLS Tepat di Hari Ulang Tahun ke-41

SMA Negeri 1 Manggar mengawali tahun pelajaran baru dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat (30/07/2021). Kegiatan ini umum dilakukan sekolah setiap awal t

30/07/2021 20:00 WIB - Administrator
EFEKTIVITAS MPLS BAGI SISWA BARU DI TENGAH PANDEMI

Tahun Pelajaran baru 2021/2022 sudah memasuki tahapan bagi para siswa, dan tentunya harapan baru bagi siswa yang telah berhasil memilih sekolah yang diidamkannya atau sekolah yang menja

26/07/2021 18:55 WIB - Administrator
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN LAYANAN PENDIDIKAN BERMUTU

Memasuki tahun pelajaran 2021/2022, seluruh sekolah di wilayah Indonesia umumnya masih diselimuti oleh berbagai kendala yang sangat pelik salah satunya adalah keadaan wabah covid-19 yan

22/07/2021 07:29 WIB - Administrator
Semarak Idul Adha, SMAN 1 Manggar Kurban 3 Sapi

Semarak perayaan Idul Adha di tahun ini terasa sedikit berbeda. Masih dalam pandemi Covid-19, hari raya umat Islam ini dilaksanakan dalam suasana yang tidak biasa. Namun demikian semang

21/07/2021 22:55 WIB - Administrator
Belajar Dari Ki Hadjar Dewantara

Libur Akhir tahun pelajaran 2020/2021 usai sudah, sekaligus sebagai tanda bahwa tahun pelajaran baru (2021/2022) dimulai. Spirit dimulainya tahun pelajaran baru sebagai momentum perubah

15/07/2021 17:20 WIB - Administrator
Tessa Lolos Seleksi Masuk 3 Universitas Negeri Ternama di Indonesia

Berhasil lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di tiga universitas negeri ternama, merupakan prestasi yang luar biasa. Seperti Tessa Pradnya Naraswari, salah satu alumni SMAN 1 Mangg

13/07/2021 07:35 WIB - Administrator
Pendaftar SMA N 1 Manggar Membludak, Sekolah Swasta Sepi Peminat

KBRN, Beltim : Membludaknya calon siswa baru di SMA Negeri 1 Manggar jika dibandingkan kapasitas daya tampung sekolah menjadi perhatian Ketua Komisi III DPRD Belitung Timur, Jafri. Disi

30/06/2021 20:05 WIB - Administrator
PENGUMUMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMA NEGERI 1 MANGGAR TAHUN 2021 JALUR MUTASI

PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DINAS PENDIDIKAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SATUAN PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 MANGGAR Jalan Jenderal Sudirman Manggar Beli

29/06/2021 13:00 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Pertahankan Juara Umum Kompetensi Sains Nasional 2021

SMA Negeri 1 Manggar kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kedisiplinan serta kerja cerdas Tim SMAN 1 Manggar mampu mempertahankan gelar juara umum dalam kompetensi sains nasional (

21/06/2021 19:15 WIB - Administrator
SMA 1 Manggar Rebut 8 Emas, Pertahankan Gelar Juara Umum Ajang Sains Nasional 2021 Belitung Timur

SMA Negeri 1 Manggar berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat kabupaten Belitung Timur tahun 2021. Tim KSN Smansagar ham

21/06/2021 17:55 WIB - Administrator