• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

Tips Ampuh Implementasi Penilaian Berbasis Komputer (PBK) di Sekolah

Pandemi seakan memaksa sebagian besar sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran yang awalnya konvensional secara tatap muka di kelas menjadi daring (online) atau biasa disebut juga Belajar dari Rumah (BDR). Namun tidak sedikit juga sekolah yang kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran daring tersebut. Kesulitannya tidak lain terletak pada sumber daya manusia baik guru maupun siswa yang belum siap serta belum memadainya sarana dan prasarana penunjang. Tidak hanya itu, kepemilikan gawai siswa juga menjadi kendala. Termasuk hal-hal teknis seperti jaringan internet yang kurang merata dan lambat juga menjadi penambah masalah yang ada. Pembelajaran daring terkadang memang tidak lepas dari kendala-kendala teknis tersebut. Namun demikian, hal tersebut bukan menjadi masalah yang berarti bagi sekolah dengan kesiapan yang baik dari sisi sarana dan prasarana maupun sumber daya manusianya.

Seperti yang kita ketahui sebelum pandemi berlangsung, beberapa kegiatan sekolah juga sudah didigitalisasi. Termasuk didalamnya penilaian yang dahulu lumrah menggunakan kertas, beralih menjadi penilaian berbasis komputer. Sebut saja ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang menjadi pematik jenis penilaian ini mulai ramai digunakan. Jelas hal ini dilakukan guna mengoptimalkan penilaian yang ada menjadi lebih efektif dan efisien. Dalam hal ini tidak perlu lagi penghamburan anggaran untuk pembelian kertas dan penggandaannya. Ujian berbasis komputer dapat mengatasi hal klasik yang terjadi tersebut. Sekarang soal ujian lebih mudah digandakan hanya dengan mengunggahnya ke aplikasi ujian yang digunakan. Kemudian soal tersebut langsung bisa tampil langsung pada layar gawai siswa.

Tidak hanya itu, ujian berbasis komputer juga dapat menghemat waktu koreksi guru. Nilai siswa dalam hal ini dapat diketahui secara realtime setelah siswa mengerjakan ujian. Hal ini jelas membantu guru dalam memeriksa ujian siswa dan membuat siswa lebih cepat untuk mengetahui hasil ujiannya. Kelebihan lain dari sistem ujian ini adalah kemudahan dalam perbaikan soal apabila terdapat kekeliruan. Sistem penilaian berbasis komputer (PBK) memang solusi jitu untuk mengingkatkan efisiensi waktu dan mengurangi penggunaan kertas dalam hal pelaksanaan penilaian. Termasuk kegunaannya sangat berarti dalam masa pandemi ini yang mengharuskan siswa dan guru menjaga jarak. Lantas apa saja tips yang dapat dilakukan untuk mengimplementasikan penggunaan PBK disekolah?

Berdasarkan pengalaman ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengimplentasikan PBK di sekolah. Hal-hal tersebut adalah: 1) menyiapkan sarana dan prasarana penunjang PBK, 2) menyiapkan perangkat lunak aplikasi PBK, 3) memastikan ketersediaan komputer di laboratorium komputer sekolah, 4) memastikan ketersediaan gawai setiap siswa, 5) melatih sumber daya manusia termasuk admin, guru, dan siswa, 6) melaksanakan PBK, dan 7) mengevaluasi PBK. Semua hal tersebut merupakan hal-hal yang menurut penulis perlu diperhatikan dan dilaksanakan ketika sekolah ingin memulai PBK.

Seperti yang dipaparkan diatas, hal pertama yang perlu di persiapkan untuk memulai PBK adalah menyiapkan sarana dan prasarana penunjang PBK. Setiap sekolah setidaknya mempunyai komputer di laboratorium komputer. Ruang ini nantinya akan dijadikan sebagai ruang alternatif atau ruang cadangan apabila ada siswa yang tidak mempunyai gawai atau pada saat pelaksanaan terjadi kendala pada gawai siswa. Selain itu, sarana yang tidak kalah penting juga tersedianya jaringan internet nirkabel (wireless) atau bisa juga hanya jaringan lokal nirkabel yang tersebar ke seluruh ruangan yang dipakai untuk PBK di sekolah sehingga jaringan tersebut menghubungkan gawai siswa ke server PBK.

Sekolah yang belum memiliki jaringan internet dalam hal ini dapat menggunakan jaringan lokal sebagai penggantinya. Artinya perlu disiapkan sebuah komputer server untuk menyimpan aplikasi PBK yang kemudian semua gawai siswa akan terhubung dan mengakses aplikasi tersebut ke komputer server. Hal ini bersifat opsional jika aplikasi hanya diakses melalui jaringan lokal saja. Tidak hanya itu, ketersediaan listrik yang memadai juga sangat penting dalam penerapan PBK. Oleh sebab itu, biasanya pihak sekolah harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan PLN setempat untuk memastikan ketersediaan listrik selama PBK berlangsung. Opsi lain seperti penyediaan genset juga perlu disiapkan untuk antipasi jika suplai listrik dari PLN padam. Secara umum memang persiapan untuk PBK ini cukup membutuhkan dana yang besar dengan catatan sekolah tersebut memang belum memiliki sarana dan prasarana tersebut.

Selain persiapan dari perangkat keras, PBK kemudian juga membutuhkan perangkat lunak aplikasi. Perangkat ini yang akan digunakan sebagai antarmuka yang salah satu fungsinya untuk menampilkan soal ke gawai siswa. Banyak aplikasi yang bertebaran di internet dari mulai yang gratis sampai yang berbayar. Ada aplikasi yang bersifat online dan server-nya dikelola langsung oleh pengembang aplikasi sehingga pengguna tidak perlu pusing memikirkan hal teknis pada server. Ada juga aplikasi yang dapat dijalankan secara offline yang biasanya digunakan pada jaringan lokal sekolah saja. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun demikian dalam pemilihannya pastikan aplikasi setidaknya memiliki fungsi seperti: 1) Manajemen pengguna; 2) Manajemen bank soal; 3) Manajemen jadwal soal; 4) Manajemen laporan hasil. Fungsi tersebut adalah hal standar yang setidaknya dimiliki oleh aplikasi tersebut.

Dalam perjalanan penulis selama ini, ada satu aplikasi yang sangat disarankan untuk digunakan. Aplikasi tersebut adalah sebuah Learning Management System yang bernama Moodle. Kecenderungan penggunaan Moodle ini antara lain karena aplikasi tersebut dapat dikatakan lengkap, gratis dan open source. Moodle cukup stabil dan dapat dioptimasi untuk peserta yang banyak dalam sekali mengerjakan soal. Hal teknis PBK seperti ada perbaikan soal atau kunci jawaban, buka dan tutup soal, mengacak urutan soal dan opsi jawaban, memantau riwayat jawaban siswa, jawaban siswa tetap tersimpan apabila ada terjadi error, menambah durasi waktu, dan banyak hal teknis lain yang menurut penulis dapat dengan mudah diselesaikan dengan aplikasi tersebut. Selain itu, perlu juga aplikasi tambahan seperti Exambrowser supaya siswa tidak membuka aplikasi lain guna meminimalkan kecurangan saat pelaksanaan PBK.

            Sebelum pelaksanaan PBK, dari segi kesiapan sumber daya manusia di sekolah juga harus diperhatikan dan dilatih. Seperti yang dipaparkan sebelumnya ada tiga komponen SDM sekolah yang harus dilatihkan sistem PBK ini yaitu admin sekolah, guru dan siswa. Admin sekolah dalam hal ini biasanya bertugas memasukan data pengguna dan soal ke dalam aplikasi, memantau aplikasi saat PBK berlangsung, dan rekap nilai PBK. Kemudian guru yang akan menjadi pengawas ruangan juga perlu dilatih. Setidaknya mereka paham cara menggunakan aplikasi dan penyelesaian masalah ringan yang terjadi saat PBK. Adapun masalah berat biasanya langsung diselesaikan oleh tim teknisi. Sebelum itu biasanya diadakan simulasi terlebih dahulu yang melibatkan siswa, supaya mereka beradaptasi dan paham cara menggunakan aplikasi. Selain itu, simulasi diperlukan untuk mengecek ada atau tidak gangguan secara teknis dan seberapa lancar aplikasi saat digunakan oleh banyak siswa. Apabila ada gangguan, admin dan tim teknisi melaksanakan evaluasi dan pemecahan masalah supaya hal tersebut tidak terjadi lagi pada saat pelaksanaan PBK.

            Setelah persiapan, sosialisasi, dan pelatihan, pemantauan sistem saat PBK berlangsung juga perlu di lakukan. Ketersediaan listrik dan kestabilan jaringan internet menjadi hal penting yang harus terus dipantau oleh tim teknisi. Selain itu, dokumentasi saat pelaksanaan, kendala-kendala serta gangguan yang terjadi, serta cara penyelesainnya harus dilakukan. Hal ini tidak lain adalah bahan evaluasi harian untuk mengingkatkan kelancaran PBK keesokan harinya. Tidak hanya itu, rekap nilai juga sebaiknya dilakukan secara harian sehingga guru mata pelajaran dapat langsung menerima hasil ujian yang dilakukan. Kegiatan ini tidak lain untuk mengurangi tugas tim IT dihari selanjutnya.

Namun demikian, dalam pelaksananya PBK juga dapat mengalami kendala teknis. Sebut saja gawai siswa error saat pelaksanaan PBK dilakukan. Hal ini biasa disebabkan oleh memori internal gawai yang penuh. Masalah lain seperti 1) soal gambar tidak tampil, 2) gangguan jaringan internet dari layanan penyedia internet, 3) gangguan listrik karena faktor alam seperti hujan deras yang disertai petir yang memang berbahaya untuk perangkat elektronik juga dapat terjadi selama ujian berlangsung. Mengatasi hal tersebut teknisi dan tim IT harus dapat lebih responsive dan melakukan kerjasama dengan baik.

Beberapa keunggulan dan kendala yang dipaparkan sebelumnya paling tidak memberikan gambaran bagi sekolah yang ingin memulai PBK. Dalam hal ini diperlukan persiapan yang semaksimal mungkin agar PBK dapat berjalan dengan baik dan kendala yang mungkin terjadi dapat dihindari. Karena pada dasarnya, mau tidak mau, suka tidak suka, Era Revolusi Industri 4.0 memang harus memaksa setiap sekolah untuk menerapkan teknologi dalam proses belajar mengajar dan evaluasi yang dilakukan. Teknologi dalam hal ini bukanlah hal yang harus ditakuti. Teknologi adalah cara untuk memudahkan semua kegiatan manusia. Oleh sebab itu, mari kita berteman dengan teknologi dan memulainya dari dunia pendidikan!

 

Oleh: Aryogi, S.Pd

Tim ICT dan Pembina Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Manggar

Diterbitkan oleh Belitong Ekspre  pada Kamis (15 April 2021)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 1 Manggar Buka MPLS Tepat di Hari Ulang Tahun ke-41

SMA Negeri 1 Manggar mengawali tahun pelajaran baru dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat (30/07/2021). Kegiatan ini umum dilakukan sekolah setiap awal t

30/07/2021 20:00 WIB - Administrator
EFEKTIVITAS MPLS BAGI SISWA BARU DI TENGAH PANDEMI

Tahun Pelajaran baru 2021/2022 sudah memasuki tahapan bagi para siswa, dan tentunya harapan baru bagi siswa yang telah berhasil memilih sekolah yang diidamkannya atau sekolah yang menja

26/07/2021 18:55 WIB - Administrator
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN LAYANAN PENDIDIKAN BERMUTU

Memasuki tahun pelajaran 2021/2022, seluruh sekolah di wilayah Indonesia umumnya masih diselimuti oleh berbagai kendala yang sangat pelik salah satunya adalah keadaan wabah covid-19 yan

22/07/2021 07:29 WIB - Administrator
Semarak Idul Adha, SMAN 1 Manggar Kurban 3 Sapi

Semarak perayaan Idul Adha di tahun ini terasa sedikit berbeda. Masih dalam pandemi Covid-19, hari raya umat Islam ini dilaksanakan dalam suasana yang tidak biasa. Namun demikian semang

21/07/2021 22:55 WIB - Administrator
Belajar Dari Ki Hadjar Dewantara

Libur Akhir tahun pelajaran 2020/2021 usai sudah, sekaligus sebagai tanda bahwa tahun pelajaran baru (2021/2022) dimulai. Spirit dimulainya tahun pelajaran baru sebagai momentum perubah

15/07/2021 17:20 WIB - Administrator
Tessa Lolos Seleksi Masuk 3 Universitas Negeri Ternama di Indonesia

Berhasil lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di tiga universitas negeri ternama, merupakan prestasi yang luar biasa. Seperti Tessa Pradnya Naraswari, salah satu alumni SMAN 1 Mangg

13/07/2021 07:35 WIB - Administrator
Pendaftar SMA N 1 Manggar Membludak, Sekolah Swasta Sepi Peminat

KBRN, Beltim : Membludaknya calon siswa baru di SMA Negeri 1 Manggar jika dibandingkan kapasitas daya tampung sekolah menjadi perhatian Ketua Komisi III DPRD Belitung Timur, Jafri. Disi

30/06/2021 20:05 WIB - Administrator
PENGUMUMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMA NEGERI 1 MANGGAR TAHUN 2021 JALUR MUTASI

PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DINAS PENDIDIKAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SATUAN PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 MANGGAR Jalan Jenderal Sudirman Manggar Beli

29/06/2021 13:00 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Pertahankan Juara Umum Kompetensi Sains Nasional 2021

SMA Negeri 1 Manggar kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kedisiplinan serta kerja cerdas Tim SMAN 1 Manggar mampu mempertahankan gelar juara umum dalam kompetensi sains nasional (

21/06/2021 19:15 WIB - Administrator
SMA 1 Manggar Rebut 8 Emas, Pertahankan Gelar Juara Umum Ajang Sains Nasional 2021 Belitung Timur

SMA Negeri 1 Manggar berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat kabupaten Belitung Timur tahun 2021. Tim KSN Smansagar ham

21/06/2021 17:55 WIB - Administrator