• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

Gubernur dan Bupati Respon Positif 12 Karya Literasi SMA Negeri 1 Manggar

Api semangat literasi memang tak pernah padam untuk keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar. Senin (05/04/2021) hal tersebut dibuktikan kembali dengan dikeluarkannya karya yang luar biasa. Tidak tanggung-tanggung, SMA Negeri 1 Manggar akan mengeluarkan 12 buku karya kepala sekolah, guru, dan siswa. Kedua belas buku tersebut adalah: 1) Kopi Literasi Guru, 2) Kelas Sosioliterasi, 3) Just Speak Up, 4) Menyemai Literasi, 5) Tinta Emas Negeri Bawah Angin, 6) Perjuangan Ayah Ibu, 7) Getting Around East Belitung, 8) Literasi Organisasi, 9) Risak, 10) Jalan Lurus, 11) Pada Sebuah Fiksi, dan 12) Lentera Wiyata. Jumlah ini naik 100% dari jumlah buku yang dihasilkan di tahun sebelumnya. Buku yang merupakan hasil program gerbang menulis tersebut dihasilkan oleh beberapa kelas literasi. Sebut saja kelas sosioliterasi, kelas menulis (writing class), kelas literasi sejarah, dan kelas lainnya menyumbangkan hasil karya terbaiknya.

Tidak pernah main-main, karya-karya tersebut juga diberikan pengantar dan ditanda tangani langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Johan. Dalam kunjungan silahturahmi antar pendidikan dan tenaga kependidikan di Belitung Timur hari ini, beliau menyempatkan untuk mampir ke stan SMA Negeri 1 Manggar dan melakukan penandatangan pengantar hasil karya literasi tersebut. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dapat diikuti oleh sekolah lainnya. Hal tersebut juga di amini oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Soleh. Beliau juga memberikan pengantar dan menandatangani seluruh hasil karya literasi SMA Negeri 1 Manggar. “Saya sangat mengapresiasi karya-karya ini, semoga SMA Negeri 1 Manggar tetap konsen dalam memajukan dunia literasi ini”, pungkas Muhammad Soleh.

Selain Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan, stand SMA Negeri 1 Manggar juga dikunjungi oleh Bupati Belitung Timur, Burhanudin. Pria yang akrab di panggil pak Aan ini juga tidak kalah bangga atas karya literasi tersebut. “Alhamduillah saya sangat bangga dan berharap makin banyak nantinya penulis-penulis hebat yang dihasilkan oleh SMA Negeri 1 Manggar”, ujar Aan. Beliau juga takjub melihat perkembangan karya yang dihasilkan oleh keluarga SMA Negeri 1 Manggar. “Saya juga kaget, tahun lalu ada 6 buku. Tapi tahun ini meningkat drastic jadi 12 buku. Jangan-jangan nanti murid SMA Negeri 1 Manggar mau dicetak jadi penulis semua”, canda Aan.

Saat ditanya perasaannya mengenai buku yang dihasilkan, Emyta salah satu guru penulis SMA Negeri 1 Manggar mengaku bangga. “Yang pasti bangga  karena tulisan yang kami buat dapat menjadi sebuah buku”, ucapnya. Hal ini kemudian juga diamini oleh oleh Retno Anggraini. Guru sejarah ini juga mengaku bangga dan berharap nantinya kembali dapat melahirkan karya. “Semoga kedepannya kami semua dapat terus berkarya. Karena jika mengutip perkataan Pramoedya Ananta Toer, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Oleh sebab itu saya berharap dengan tulisan, pikiran dan semua ide kami dapat abadi”, ucap Retno.

Kebanggan tersebut juga menyelimuti kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin. Dalam keterangannya beliau mengaku sangat bersyukur atas segala nikmat yang diberikan kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar. “Alhamdulillah, puji kami haturkan ke hadirat Illahi Robbi atas penandatangan 12 buku karya literasi SMA Negeri Manggar oleh Bapak Gubernur Bapak Kadis Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 12 buku ini merupakan karya literasi dari Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan Tenaga Kependidikan SMA 1 Manggar tahun 2021”, ucap Sabarudin. Beliau juga berharap karya-karya tersebut tentunya bermanfaat dan menjadi inspirasi dalam membangun dunia literasi di negeri laskar Pelangi.

Tidak hanya itu, beliau juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Belitung Timur. “Tidak lupa pula saya ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Belitung Timur yang sudah berkenan hadir dan memberikan masukan. Terima kasih pula kepada seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar yang senantiasa mendukung dan mendoakan keberhasilan sekolah”, ucap Sabarudin. Terakhir beliau mengatakan bahwa membangun literasi bukanlah hal yang mudah. Namun semuanya akan terasa lebih mudah dengan kerjasama yang baik antar semua pihak. “Membangun literasi bukanlah hal mudah, namun literasi adalah seni dan kunci untuk membangun peradaban”, pungkasnya.

 Artikel ini disalin sepenuhnya dari laman https://www.jabejabe.co/12-karya-literasi-sma-negeri-1-manggar/

 

(Admin, HR)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
OPTIMALISASI PERAN GURU BK PADA SISTEM SEKOLAH PART TIME DIMASA PANDEMI

Pandemi covid-19 sedikit banyak sangat mempengaruhi tumbuh kembang peserta didik. Aktivitas belajar dirumah (pembelajaran jarak jauh) dan termasuk juga berbagai pembatasan kegiatan memb

13/04/2021 09:22 WIB - Administrator
Spirit PISA Bangka Belitung 2022, 415 Pacak!

Dunia pendidikan terus bergerak dengan cepat yang disertai dengan tuntutan kepada kita semua untuk selalu bisa mengikuti ritme setiap perubahan dengan tanggap dan tangguh. Pendidikan ya

13/04/2021 09:03 WIB - Administrator
Terbaik! 16 Siswa Smansa Manggar Lolos Seleksi Paskibraka Beltim 2021

Keseriusan berlatih dan komitmen yang kuat membuahkan prestasi yang membanggakan. Kerja keras tersebut dibuktikan dengan 16 orang siswa SMA Negeri 1 Manggar yang lolos sebagai calon Pas

13/04/2021 08:55 WIB - Administrator
4 (EMPAT) STRATEGI AMPUH TINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH DI MASA PANDEMI

Pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari satu tahun tentu bukanlah hal yang sebentar. Banyak sekali penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan agar semua aktivitas kehidupan dapat terus

10/04/2021 17:32 WIB - Administrator
Lagi, SMAN 1 Manggar Hasilkan 12 Karya Literasi

Api semangat literasi keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar, memang tak pernah padam. Senin (5/4), hal itu dibuktikan kembali dengan dikeluarkannya karya yang luar biasa. Tidak tanggung-t

10/04/2021 17:28 WIB - Administrator
PERAN SENTRAL GURU BK DI TENGAH KRISIS COVID-19

Dalam waktu yang sangat cepat , wabah covid-19 secara nyata mendisrupsi pola pembelajaran dan bimbingan yang dominan tatap muka menjadi kelas-kelas dan sesi layanan digital. Sejak dinya

08/04/2021 07:53 WIB - Administrator
Bergegas Menjadi Guru Era Revolusi 4.0

Saat ini kita berada di era revolusi industri keempat atau yang lebih dikenal dengan revolusi 4.0. Revolusi ini berkembang lebih cepat bahkan sangat cepat dibandingkan era revolusi sebe

08/04/2021 07:49 WIB - Administrator
LABORATORIUM MAYA, INOVASI PRAKTIKUM KIMIA DI MASA PANDEMI

Mendengar kata kimia, banyak diantara kita yang masih mengaitkannya dengan hal-hal berbahaya seperti bom, air keras, dan sebagainya. Padahal kimia adalah sesuatu yang sangat dekat denga

08/04/2021 07:43 WIB - Administrator
PESONA MATEMATIKA DI KEHIDUPAN MANUSIA

Pernahkah kita selalu mengeluh ketika adanya mata pelajaran matematika di sekolah? Merasa pusing, capek, bosan, kesal, marah, dan lain sebagainya hampir pernah dialami sebagian besar si

06/04/2021 09:22 WIB - Administrator
TIGA MATERI PENTING PJOK TINGKATKAN PHYSICAL LITERACY DI MASA PANDEMI

Mendengar kata “New normal”, tentunya menjadi hal yang lumrah dimasa pandemi Covid-19. New normal sendiri dapat diartikan sebagai suatu kondisi  dimana aktivitas berjal

06/04/2021 09:16 WIB - Administrator