• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

TIGA MATERI PENTING PJOK TINGKATKAN PHYSICAL LITERACY DI MASA PANDEMI

Mendengar kata “New normal”, tentunya menjadi hal yang lumrah dimasa pandemi Covid-19. New normal sendiri dapat diartikan sebagai suatu kondisi  dimana aktivitas berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini tidak lain dilakukan agar roda kehidupan terus berjalan dan klaster penyebaran Covid -19 dapat ditekan. Sama halnya dengan penerapan new normal secara umum, dunia pendidikan juga mengadopsi sistem ini. Artinya pemerintah mengizinkan sekolah dalam zona aman untuk melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sampai saat ini setidaknya ada lima protokol kesehatan standar yang harus diterapkan yaitu: 1) menggunakan masker, 2) mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, 3) menjaga jarak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, 4) menghindari kerumunan, dan 5) mengurangi mobilitas. Untuk menjadi sebuah kebiasaan baru, kelima hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Diperlukan aksi dari guru, agar kebiasaan tersebut menjadi bagian integral dalam sebuah proses pembelajaran Pendidikan Jasmani. Aksi tersebut juga dimaksudkan agar kebiasaan ini menjadi sebuah kenormalan dalam aktifitas sehari-hari.

Seperti yang diketahui, pendidikan jasmani merupakan sebuah proses pendidikan dalam mendidik anak bangsa melalui aktivitas fisik, Oleh karena itu aktivitas fisik bukan tujuan akhir melainkan tujuan antara. Tujuan utama pendidikan jasmani sendiri adalah physical literacy. Artinya ada komponen motivasi, physical kompetensi dan percaya diri untuk aktif dalam kehidupan. Sehingga pada akhirnya seseorang dapat melakukan aktifitas seperti kegiatan sehari-hari, berolahraga prestasi, berekreasi aktif dan mengisi waktu luang. Hal ini sesuai dengan yang dipaparkan oleh Prof. Dr Tandiyo dan Sum, et.al (2016) yang mengatakan bahwa setiap orang dewasa itu perlu memiliki minimal dari physical literacy untuk memperoleh keuntungan sehat dan keuntungan yang berhubungan dengan partisipasi dalam aktivitas fisik baik aktivitas sport exercise atau aktifitas di tempat bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Peran inilah yang kemudian menjadi tanggung jawab pendidikan jasmani.

Keuntungan dari aktivitas fisik seperti yang dijelaskan sebelumnya akan didapatkan manakala orang itu sudah melakukan aktivitas fisik. Dengan demikian kebiasaan melakukan aktivitas ini tidak mungkin terbangun apabila seseorang tidak memiliki physical literacy yang baik. Dimana physical literacy ini akan terbangun apabila terlebih dahulu diajarkan melalui pendidikan jasmani. Lantas bagaimana sebenarnya peran pendidikan jasmani di masa pandemi?

Pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan (PJOK) pada dasarnya memiliki peran yang sangat penting di masa pandemi. Hal ini dikarenakan saat ini kita dituntut agar bisa mempunyai imun atau stamina yang baik agar bisa bertahan. Sejalan dengan ini pula materi-materi yang termuat dalam pembelajaran PJOK sedikit banyaknya sangat berpengaruh terhadap situasi sekarang ini. Seseorang harus memiliki pola atau kebiasaan hidup sehat, bersih, dan bugar agar terhindar dari virus penyebab Covid-19. Beberapa materi seperti pola hidup sehat, kebugaran jasmani, pertumbuhan dan perkembang fisik, serta materi lainnya yang berkaitan dengan aktivitas fisik sangat memberikan peran yang fundamental untuk saat ini. Hal tersebut tidak lain karena memberikan dasar-dasar kepada peserta didik untuk dapat  menjalankan hidup pola hidup sehat dalam aktivitas sehati-hari. Apa saja manfaat lengkap materi tersebut harus diajarkan?

Materi pertama yang harus diajarkan dalam hal ini adalah materi mengenai pola hidup sehat. Materi ini secara umum memberikan pemahaman berupa jenis makanan dan takaran makanan yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya jenis makanan yang baik dan lengkap sesuai kebutuhan gizi yang di sarankan yaitu 4 sehat 5 sempurna. Serta contoh takaran pada makanan yang sehat yaitu komposisi sayuran dan buah-buahan lebih banyak dibandingkan nasi/karbohidrat (disesuaikan dengan aktifitas yang akan dikerjakan). Kemudian dalam materi ini diajarkan pula mengenai penggunaan karbohidrat tinggi serat misalnya nasi merah,atau umbi-umbian. Pemilihan protein yang baik seperti ikan/telur ayam/ daging ayam tanpa lemak/daging merah(jika di perlukan) dan aturan minum susu diajarkan dalam materi ini.

Selanjutnya adalah materi kebugaran jasmani. Dalam materi ini secara umum dibahas mengenai cara meningkatkan kebugaran jasmani agar taraf kebugaran jasmani siswa dapat mencapai kondisi bugar pada kategori kelompok umurnya masing-masing. Dimulai dengan bagaimana meningkatkan daya tahan yang berkaitan dengan cardiovascular (ketahanan otot jantung), kekuatan otot, stamina, flexibility dan koordinasi gerak. Hal ini tidak lain adalah untuk mendorong peserta didik agar dapat beraktifitas fisik dan belajar dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Hal ini sesuai dengan makna kebugaran jasmani yaitu kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbukan kelelahan berlebihan.

Terakhir adalah materi mengenai pertumbuhan dan perkembangan fisik. Materi ini secara umum membahas atau mempelajari tentang tumbuh kembangnya pada manusia. Artinya materi ini dapat memberikan pemahaman tentang aktifitas fisik yang baik agar tumbuh kembang peserta didik berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya. Adapun peran aktifitas fisik dalam kehidupan sehari-hari adalah: 1) mengontrol berat badan, 2) menjaga kesehatan dan mengurangi resiko terkena berbagai penyakit seperti virus covid -19, 3) Mood booster / peningkat suasana hati, 4) Meningkatkan energi dan kebugaran, 5) Memperbaiki kualitas tidur, dan 6) Meningkatkan kesehatan mental dan otak.

Paparan diatas secara umum dapat memberikan kita gambaran bahwa pendidikan jasmani memiliki peran yang sangat penting dimasa pandemi Covid-19. Pelajaran ini memberikan pelatihan kepada siswa untuk dapat meningkatkan physical literacy yang dimiliki. Kemudian penerapan pendidikan jasmani pada satuan pendidikan juga dapat memberikan dampak yang luar biasa terhadap prilaku siswa. Hal ini tentunya yang akan membawa perubahan kearah positif terutama dalam meningkatkan kedisiplinan dan pola hidup yang sehat untuk siswa. Selain itu, pendidikan jasmani dengan materi esensial didalamnya diharapkan akan membangun benteng pertahanan menghadapi pandemi yang belum berakhir ini. Semangat sehat, semangat berolahraga!!!

Oleh: Trisandi Yuliadi  S, S.Pd

Guru PJOK SMA Negeri 1 Manggar

Artikel ini telah terbit di harian Belitong Ekspres pada Senin 05 April 2021

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bantu Sesama Umat Manusia, SMA N 1 Manggar Bagi 300 Paket Bapok

SMA Negeri 1 Manggar kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Smansa Peduli. Kegiatan yang merupakan program kolaborasi OSIS dan ROHIS tersebut mengusung tema “Berbagi Asa di Ma

09/05/2021 19:05 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Peduli Kumpulkan Donasi Ramadan Sebesar Rp36.174.000

Tidak berbeda dengan Ramadhan sebelumnya, SMA Negeri 1 Manggar kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk SMANSA PEDULI. Kegiatan yang merupakan program kolaborasi OSIS dan ROHIS terseb

09/05/2021 18:50 WIB - Administrator
BERBAGI ASA DI MASA PANDEMI, SMANSA PEDULI KEMBALI HADIR MENGETUK HATI

Tidak berbeda dengan Ramadhan sebelumnya, SMA Negeri 1 Manggar kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk SMANSA PEDULI. Kegiatan yang merupakan program kolaborasi OSIS dan ROHIS terseb

09/05/2021 18:35 WIB - Administrator
Momentum Memperkokoh Profesionalisme Guru

BERBICARA, Hari Pendidikan,  tak luput dari pembicaraan tentang peran penting  sosok  seorang guru. Proses pembelajaran di sekolah bisa terlaksana dengan baik dan afik be

04/05/2021 12:41 WIB - Administrator
Potret Laboran Handal Menjawab Tantangan Covid 19.

Pandemi Covid-19 telah banyak mengubah tatanan kehidupan manusia, tidak terkecuali bidang pendidikan. Cara pembelajaran yang awalnya tatap muka antara pendidik dan peserta didik harus b

04/05/2021 12:02 WIB - Administrator
Hindari Selebrasi Berlebihan, SMAN 1 Manggar Undang Orang Tua Umumkan Kelulusan

Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin mengatakan dalam mengumumkan kelulusan siswa tahun ini, ia hanya mengundang orang tua murid saja. Hal ini dilakukan supaya tidak ada ker

04/05/2021 11:54 WIB - Administrator
Merespon Learning Loss dengan Komunitas Belajar

Akhir-akhir ini istilah learning loss mulai sering terdengar dari berbagai media. Learning loss dapat diartikan sebagai hilangnya kemampuan dan pengalaman belajar siswa sebagai akibat d

30/04/2021 14:12 WIB - Administrator
Siswa SMK Stania Juara Caramah Agama di Festival JOURNEY SMONE4U IN RAMADHAN SMA Negeri 1 Manggar

Ramadhan merupakan bulan suci yang hanya datang satu kali setahun. Bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Moment inilah yang kemudian dim

30/04/2021 13:57 WIB - Administrator
Perkokoh Fondasi Keagamaan, SMA Negeri 1 Manggar Gelar Festival JOURNEY SMONE4U IN RAMADHAN

Ramadhan merupakan bulan suci yang hanya datang satu kali setahun. Bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Moment inilah yang kemudian dim

30/04/2021 13:55 WIB - Administrator
MOMENT “HARDIKNAS” PERKUAT PERAN PENDIDIKAN DALAM PEMBUDAYAAN KARAKTER

PERINGATAN hari Pendidikan Nasional, tidak luput dari pembicaraaan tentang sejarah di Indonesia yang memiliki catatan  sangat panjang. Karena sejarah sendiri memang menjadi bagian

30/04/2021 13:46 WIB - Administrator